Sep 17 2008
Susu Kedelai Rasa Strawberry
Sore itu tepat pukul lima. Sudah saatnya untuk menyiapkan makanan pembuka… eh maksudnya makanan untuk berbuka. Pilihan hari ini jatuh pada D’crepes ala Turki atau orang biasa menyebutnya Kebab. Soalnya lagi ngidam pengen itu tuch (hamil kali ya buk). Terus kira-kira cocoknya minum apa ya? Hmmm… Loading… Still waiting… Sorry not found. Ya udah ntar nyari sambil pulang ke kos.
Sembari jalan pulang ternyata terlihat tukang susu langganan (yang terlilhat tukangnya bukannya susunya karena susunya dimasukkan termos). Bukan susu murni, tapi langgananku ini biasa berjualan susu kedelai. Dan belilah saya di sana. Saat memilih saya sempat terhenyak kok susu kedelai warnanya merah? Bukannya biasanya warnanya ijo. Eh maksudnya putih krem. Dan setelah mendapat short explanations dari sang penjual jadilah mengerti saya. Bahwa ternyata yang berwarna merah adalah “susu kedelai rasa strawberry” Awalnya saya sempat terheran-heran. Kalo orang jerman bilang “Mcbedunduk dan McJegagik.” Tapi untuk mengatasi rasa penasaran maka kuputuskan untuk membeli susu kedelai rasa strawberry itu.
You know what. Saya merasa susu kedelai rasa strawberry itu sebuah inovasi yang aneh dan mencengangkan seperti seseorang yang telah menemukan minuman teh rasa kopi. Minuman ditujukan kepada penggemar kopi yang dilarang minum kopi karena lambungnya lemah so mereka hanya diperbolehkan minum teh. Untuk mengobati rasa kangen akan kopi itu maka dibuatlah minuman teh rasa kopi.
Benar-benar tak bisa diprediksi kita akan heran inovasi apa yang akan muncul kemudian. Mungkin sebentar lagi orang-orang akan muncul dengan es jeruk rasa durian atau jus alpokat rasa mangga. Wah wah wah jadi tak sabar menunggunya.
Satu hal lagi yang membingungkan saya adalah bagaimana cara membuatnya? Bagaimana kita bisa menumbuhkan tanaman kedelai yang rasanya seperti strawberry. Kemudian setelah panen kita peras dan olah sehingga menjadi susu. Hehehe kedengarannya seperti kedelai yang durhaka.
Ahaaa.. mungkin caranya dengan cara mengkawin silangkan kedelai dengan strawberry. Aku pernah mencoba sekali dulu mengkawinsilangkan ayam dengan kelabang tujuannya adalah untuk mendapatkan varietas ayam dengan jumlah kaki yang banyak. Dengan varietas itu diharapkan didapatkan ayam dengan jumlah kaki ribuan sehingga akan didapatkan banyak ceker untuk diolah menjadi kripik ceker atau mie ayam ceker. Tapi sayang sekali percobaan itu tidak berhasil. Alasannya satu karena orang tua mereka tidak setuju. Katanya sich alasan klasik beda ras dan kebudayaan. Mungkin para kelabang takut kalo disuruh bangun pagi tiap hari. Sudahlah itu urusan rumah tangga mereka.
Okey i get it know. Susu kedelai rasa strawberry dibuat dan ditujukan kepada mereka penggemar strawberry yang menginginkan susu kedelai. Well helloo… knapa gak beli susu sapi rasa strawberry aja. Kan sudah banyak di supermarket.
Kembali kepada susu strawberry yang saya beli. Setelah bedug magrib berkokok.. eh berbunyi tak sabar rasa hati untuk mencicipi. Dan setelah seteguk dua teguk well rasanya seperti susu kedelai rasa strawberry yang lain (oh yeah kayak pernah beli aja wis kan baru pertama kali beli. kekeke). Rasanya seperti susu kedelai cuma bedanya yang ini rasanya strawberry. Hehehe. So kalo kalian berminat hubungi aku ntar aku beliin. Gratis ongkos kirim. Tapi duitnya pake duit kamu dan motornya pake motor kamu kekeke.



